Artikel

Masih Muda Kok Jompo? Ini Alasan Sakit Punggung Makin Sering Menyerang Milenial!

Pernah mendengar candaan “remaja jompo”? Belakangan ini, istilah tersebut sangat populer karena semakin banyak anak muda usia 20-an atau 30-an yang mengeluhkan pegal dan nyeri hebat di area punggung. Secara medis, masalah kesehatan tulang belakang ini dulu lebih identik dengan usia lanjut akibat proses penuaan alami.

Sakit punggung, khususnya low back pain (nyeri punggung bawah), adalah rasa sakit yang berpusat di area tulang belakang. Biang kerok utamanya di era modern ini adalah gaya hidup digital dan minim gerak (sedentary lifestyle).

Tahukah Anda? Kepala manusia dewasa umumnya memiliki berat sekitar 4 hingga 5 kilogram. Namun, saat Anda menunduk menatap layar ponsel, kondisi yang secara medis sering disebut Text Neck Syndrome, beban yang ditanggung tulang belakang leher dan punggung bisa melonjak hingga setara 27 kilogram! Tekanan ekstrem yang terus-menerus ini perlahan mengikis bantalan tulang belakang kita. Gejala yang perlu diwaspadai bukan hanya rasa pegal biasa. Anda harus berhati-hati jika muncul nyeri tajam seperti ditusuk, sensasi panas, kaku di pagi hari, atau rasa kesemutan yang menjalar dari area bokong hingga ke ujung kaki.

Anda bisa mencegah kerusakan lebih lanjut. Mulailah dengan memperbaiki postur dan ergonomi kerja: pastikan layar monitor atau laptop sejajar dengan pandangan mata, dan gunakan kursi yang mampu menopang kurva alami punggung bawah Anda. Biasakan melakukan peregangan ringan setiap 30-40 menit duduk. Selain itu, olahraga teratur seperti berenang, jalan cepat, atau yoga sangat penting untuk memperkuat otot inti (core muscles) yang berfungsi layaknya “korset alami” pelindung tulang belakang.

Pegal sesekali akibat kelelahan mungkin bisa reda dengan istirahat yang cukup. Namun, Anda wajib waspada dan segera mencari bantuan medis profesional jika nyeri tak kunjung membaik setelah dua minggu, intensitasnya makin parah di malam hari, disertai demam, atau otot kaki terasa melemah hingga membuat Anda kesulitan berjalan atau beraktivitas.

Sakit punggung yang menetap bukanlah hal normal bagi anak muda. Jangan biarkan produktivitas dan masa muda Anda terganggu oleh rasa sakit yang sebenarnya bisa ditangani. Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala-gejala di atas, segera jadwalkan konsultasi dengan tim dokter spesialis saraf atau ortopedi Columbia Asia Hospital.

Telah ditinjau oleh: dr. Ferdinand Arden, Sp.OT, FICS