Otot leher kaku, lalu memutuskan untuk melakukan pijatan relaksasi, namun rasa pegalnya kembali lagi keesokan harinya? Keluhan ini sangat sering terjadi di masyarakat modern. Mengabaikan ketegangan leher yang persisten bukan sekadar soal menahan rasa tidak nyaman sesaat. Kondisi ini bisa jadi sinyal dari tubuh bahwa ada masalah yang lebih serius di area servikal (struktur tulang dan saraf leher) yang membutuhkan perhatian medis.
Otot leher tegang (spasme servikal) terjadi ketika otot berkontraksi kuat secara terus-menerus di luar kendali. Jika terapi fisik ringan atau pijatan biasa tidak memberikan hasil jangka panjang, penyebabnya biasanya bukan hanya otot yang kelelahan. Berikut adalah beberapa faktor risiko yang paling sering terabaikan:
- Postur yang Buruk (Sindrom Text Neck): Kebiasaan menunduk untuk menatap layar ponsel atau laptop berjam-jam memberikan beban tekanan mekanis yang setara dengan puluhan kilogram pada tulang leher. Otot dipaksa bekerja di luar batas wajarnya untuk menahan beban kepala.
- Saraf Terjepit (Radikulopati Servikal): Ini adalah kondisi di mana bantalan di antara tulang leher mengalami keausan atau menonjol, lalu menekan akar saraf di sekitarnya. Gejala yang perlu diwaspadai bukan hanya leher kaku, tetapi juga nyeri yang menjalar hingga ke bahu dan kesemutan di lengan.
- Ketegangan Psikologis Kronis: Tubuh merespons stres dengan cara mengencangkan otot secara otomatis. Area leher dan pundak adalah titik utama yang paling sering menanggung beban ketegangan psikologis ini.
Untuk mengatasi masalah ini di rumah, mulailah dengan memperbaiki ergonomi kerja. Pastikan layar monitor sejajar dengan pandangan mata. Terapkan peregangan leher ringan setiap satu jam sekali untuk melatih kelenturan otot. Selain itu, Anda bisa menggunakan kompres hangat pada area leher yang terasa nyeri selama 15 hingga 20 menit guna membantu melebarkan pembuluh darah dan memperlancar sirkulasi.
Jangan ragu untuk mencari pertolongan dokter jika otot leher tegang disertai dengan beberapa tanda bahaya berikut, mati rasa pada jari tangan, kelemahan saat mengangkat barang, atau rasa sakit hebat yang muncul di malam hari. Gejala-gejala tersebut memerlukan evaluasi neurologis yang menyeluruh. Pijatan mungkin memberikan kelegaan sementara, tetapi menemukan diagnosis medis yang akurat adalah kunci menuju pemulihan yang sesungguhnya. Segera jadwalkan konsultasi Anda bersama dokter spesialis kami di Columbia Asia Hospital.
Telah ditinjau oleh: dr. Hamidah, Sp.N.,Msi.Med