Artikel

Gak Sadar, Kebiasaan Bungkuk Saat Makan Bisa Diam-Diam Merusak Tulang Belakang Anda

Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana posisi tubuh saat asik menikmati hidangan favorit? Banyak dari kita yang tanpa sadar membungkuk, menundukkan leher dalam-dalam mendekati piring. Walau terkesan sepele, kebiasaan ini ternyata diam-diam menyiksa penyangga utama tubuh kita, yaitu tulang belakang.

Secara anatomis, duduk melengkung ke depan saat makan memberikan beban yang sangat berat pada ruas tulang belakang dan otot leher. Kebiasaan buruk ini dapat memicu peningkatan tekanan pada diskus intervertebralis (bantalan kenyal di antara ruas tulang belakang yang berfungsi sebagai peredam kejut atau shock absorber). Jika dibiarkan terus-menerus, postur yang salah ini bisa memicu ketegangan otot kronis atau bahkan mempercepat kerusakan struktur tulang belakang. Gejala awal yang paling sering muncul adalah rasa pegal di tengkuk, bahu yang terasa tegang, hingga nyeri punggung bawah yang tak kunjung hilang.

Cara mencegahnya dengan, mulailah berlatih duduk tegak dengan punggung bersandar penuh pada kursi. Pastikan kedua telapak kaki menapak rata di lantai, tidak menggantung atau disilangkan. Bawa makanan ke arah mulut Anda, bukan mulut yang menunduk ‘menjemput’ makanan ke piring. Memilih meja makan dengan tinggi yang proporsional juga sangat membantu agar siku bisa menopang tubuh dengan rileks.

Pegal sesekali karena salah posisi duduk mungkin hal yang lumrah. Namun, Anda harus mulai waspada jika nyeri punggung terasa menusuk, menetap lebih dari beberapa hari, menjalar hingga ke lengan atau tungkai kaki, apalagi jika disertai rasa kebas dan kesemutan. Ini adalah sinyal bahaya bahwa saraf tulang belakang Anda mungkin sedang tertekan dan membutuhkan evaluasi medis. Jika keluhan tulang belakang mulai mengganggu, segera konsultasikan kondisi Anda ke Columbia Asia Hospital Pulomas.

Telah ditinjau oleh: dr. Guntur Utama Putera, Sp.OT, AIFO-K, FICS