Nyeri dada, cepat lelah, atau sesak napas sering dianggap sekadar masuk angin atau kelelahan biasa. Padahal, keluhan kecil ini bisa menjadi tanda dari jantung bahwa aliran darahnya tidak lagi selancar dulu.
Kabar baiknya, saat ini ada prosedur medis yang bisa membantu membuka kembali aliran darah jantung tanpa perlu operasi besar. Prosedur ini dikenal dengan nama PCI (Percutaneous Coronary Intervention).
Apa yang Terjadi Saat Aliran Darah Jantung Menyempit?
Pembuluh darah jantung berfungsi ibarat jalan raya yang mengantarkan oksigen ke otot jantung. Ketika jalannya menyempit, pasokan oksigen pun ikut berkurang. Inilah yang bisa memicu rasa tidak nyaman di dada, mudah lelah, bahkan berujung pada serangan jantung bila tidak ditangani. Menariknya, kondisi ini sering berkembang secara perlahan tanpa disadari.
PCI adalah tindakan medis yang dilakukan melalui pembuluh darah, bukan melalui pembedahan besar. Dengan bantuan selang kecil dan teknologi khusus, dokter dapat membuka pembuluh darah yang menyempit dan membantu aliran darah kembali lancar. Banyak pasien yang terkejut saat mengetahui bahwa prosedur ini relatif cepat dengan masa pemulihan yang singkat.
Apakah Prosedur PCI Menakutkan? Inilah pertanyaan yang paling sering muncul. Faktanya, sebagian besar pasien menjalani PCI dalam kondisi sadar dan tetap nyaman. Prosedur ini dilakukan oleh tim medis berpengalaman dengan pemantauan ketat dari awal hingga selesai. Bagi banyak orang, rasa cemas justru berkurang drastis setelah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Prosedur PCI sering direkomendasikan pada pasien dengan kriteria berikut:
- Nyeri dada yang datang dan pergi.
- Sesak napas saat melakukan aktivitas ringan.
- Riwayat tekanan darah tinggi, kolesterol, atau diabetes.
- Riwayat merokok atau memiliki penyakit jantung dalam keluarga.
Punya keluhan dada atau mudah lelah tanpa sebab yang jelas? Konsultasikan kondisi jantung Anda bersama dokter spesialis jantung di Columbia Asia Hospital Aksara. Pemeriksaan yang tepat bisa menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi kesehatan jantung Anda.
Materi ini telah ditinjau oleh: dr. Muhammad Ginanjar, Sp.JP(K), FIHA, FAPSIC