Artikel

Benarkan Tertawa Lepas Memiliki Efek Nyata pada Tekanan Darah?

Anda pasti pernah tertawa terbahak sampai perut terasa kaku. Tubuh merespons tawa lepas tersebut dengan perubahan fisik instan pada sistem kardiovaskular. Organisasi kesehatan global seperti American Heart Association (AHA) terus menyoroti pentingnya mengelola emosi demi menjaga kesehatan jantung. Tertawa mengambil peran sangat penting dalam proses ini.

Saat Anda tertawa terbahak, detak jantung dan tingkat asupan oksigen melonjak seketika. Sesaat setelah tawa berhenti, otot otot tubuh langsung mengendur. Tubuh Anda memproduksi hormon endorfin secara masif. Bersamaan dengan itu, pembuluh darah melebar secara alami. Proses pelebaran ini melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Hasilnya, tekanan darah Anda otomatis merosot perlahan menjadi lebih stabil.

Kondisi hipertensi atau darah tinggi muncul saat aliran darah menekan dinding arteri terlalu kuat secara terus menerus. Rutin tertawa membantu pembuluh darah menolak ketegangan akibat penumpukan hormon stres.

Anda bisa mulai mempraktikkan terapi tawa ini sekarang juga dengan mulai menonton film komedi favorit sepulang kerja. Hubungi sahabat lama yang selalu sukses memancing tawa. Baca cerita humor ringan pada sela sela waktu istirahat. Rutinitas sederhana ini melatih kelenturan pembuluh darah tanpa Anda sadari.

Tawa memang menyehatkan berbagai organ krusial. Namun, langkah pencegahan mandiri ini tidak membatalkan kebutuhan pemeriksaan medis profesional. Anda wajib ekstra waspada jika sering merasakan sakit kepala berdenyut pada pagi hari. Perhatikan juga keluhan pusing mendadak atau napas pendek saat menaiki tangga. Tubuh sedang mengirimkan sinyal peringatan keras. Tekanan darah Anda mungkin mencapai level yang memerlukan intervensi dokter spesialis.

Jangan membiarkan keluhan tersebut memburuk dan mengganggu aktivitas Anda. Periksalah kesehatan medis  secara menyeluruh dan dokter akan memetakan kondisi fisik Anda secara pasti. Diskusikan seluruh keluhan Anda dan temukan rencana penanganan yang sangat personal serta sesuai kebutuhan tubuh Anda. Segera jadwalkan waktu konsultasi Anda bersama tim dokter spesialis di Columbia Asia Hospital untuk mendapatkan langkah penanganan yang tepat.

Artikel ini telah ditinjau oleh: dr. Desy Ayu Permitasari, Sp.JP., FIHA, FISQua