Bakwan hangat saat hujan, pisang goreng di sore hari, atau ayam goreng sebagai lauk makan siang memang sulit ditolak. Banyak orang Indonesia menjadikan gorengan sebagai camilan sehari-hari. Meski nikmat, kebiasaan ini perlu diperhatikan karena gorengan bikin asam lambung naik pada sebagian orang, terutama jika dikonsumsi terlalu sering atau dalam jumlah banyak.
Gorengan bikin asam lambung naik bukan karena proses menggorengnya semata, melainkan kandungan lemak yang tinggi. Lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Akibatnya, makanan bertahan lebih lama di lambung sehingga peluang isi lambung naik ke kerongkongan atau refluks menjadi lebih besar.
Saat refluks terjadi, Anda dapat merasakan dada seperti terbakar (heartburn), perut begah, mual, sering bersendawa, rasa asam di mulut, hingga nyeri ulu hati. Gejala ini lebih mudah muncul jika Anda makan dalam porsi besar, langsung berbaring setelah makan, memiliki berat badan berlebih, merokok, atau sedang mengalami stres.
Tidak semua orang akan mengalami keluhan yang sama. Sebagian hanya merasa perut penuh setelah makan gorengan. Sebagian lain mengalami asam lambung naik berulang hingga mengganggu aktivitas atau tidur.
Jika keluhan sering muncul setelah mengonsumsi makanan tinggi lemak, cobalah mencatat makanan pemicunya. Langkah sederhana ini membantu Anda mengenali pola yang dapat memperburuk gejala.
Anda tidak harus berhenti makan gorengan sepenuhnya. Kuncinya adalah membatasi porsinya dan tidak mengonsumsinya terlalu sering. Pilih makanan yang direbus, dikukus, atau dipanggang agar kandungan lemak lebih rendah.
Makanlah dalam porsi kecil, kunyah makanan perlahan, lalu beri jeda sekitar dua hingga tiga jam sebelum berbaring. Di saat yang sama, perbanyak sayur, buah, dan air putih agar sistem pencernaan bekerja lebih optimal.
Segera lakukan pemeriksaan jika gorengan bikin asam lambung naik hingga terjadi berulang, mengganggu tidur, disertai sulit menelan, muntah terus-menerus, muntah darah, buang air besar berwarna hitam, atau berat badan turun tanpa sebab yang jelas. Dokter akan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan bila diperlukan menyarankan pemeriksaan seperti endoskopi untuk mengetahui penyebab keluhan secara lebih akurat.
Jangan abaikan keluhan nyeri ulu hati, perut begah, atau asam lambung yang sering kambuh. Semakin cepat penyebabnya diketahui, semakin besar peluang mendapatkan penanganan yang tepat. Tim Dokter Spesialis Penyakit Dalam Columbia Asia Hospitalsiap membantu mengevaluasi berbagai keluhan lambung dan gangguan saluran cerna melalui pemeriksaan yang menyeluruh serta didukung fasilitas diagnostik yang lengkap.
