Artikel

Sikat gigi terlalu keras, Ini Bahaya dan Cara Mencegahnya!

Banyak orang memegang teguh keyakinan bahwa semakin kuat tekanan sikat gigi, maka gigi akan semakin bersih dan cerah. Narasi ini sangat populer di media sosial, padahal secara klinis, metode ini justru menjadi musuh utama kesehatan mulut Anda. Sikat gigi terlalu keras bukan sekadar kebiasaan buruk, melainkan faktor pemicu utama kerusakan permanen pada struktur gigi dan jaringan gusi.

Tekanan berlebihan saat menyikat gigi akan mengikis lapisan enamel pelindung gigi secara perlahan. Begitu enamel terkikis, lapisan dentin di bawahnya terpapar langsung ke lingkungan mulut yang asam. Akibatnya, gigi menjadi sangat sensitif terhadap suhu panas atau dingin. Fenomena ini sering diabaikan karena prosesnya berlangsung lambat, membuat masalah mulut terlambat ditangani hingga akhirnya memerlukan tindakan restoratif yang lebih kompleks.

Sikat gigi terlalu keras memberikan trauma mekanis pada jaringan gusi. Gusi merespons tekanan tersebut dengan cara menyusut atau yang kita kenal sebagai resesi gusi. Kondisi ini membuat akar gigi terbuka dan menciptakan celah yang menjadi tempat favorit akumulasi bakteri. Bakteri tersebut memicu karies atau gigi berlubang di area akar yang seharusnya terlindungi oleh gusi. Kerusakan ini tidak bisa pulih sendiri, sehingga pencegahan adalah langkah terbaik yang bisa Anda lakukan di rumah.

Ganti sikat gigi manual Anda dengan varian bulu sikat soft atau extra soft. Cara memegang sikat gigi yang paling ideal adalah dengan menggunakan ujung jari, bukan genggaman penuh, guna membatasi tenaga yang Anda keluarkan. Gunakan gerakan memutar yang lembut di sepanjang garis gusi. Teknik ini membersihkan plak secara efektif tanpa mengikis jaringan lunak.

Jika Anda merasakan ngilu yang tidak kunjung hilang, pendarahan gusi saat menyikat, atau melihat perubahan posisi garis gusi, segera buat janji temu. Dokter spesialis gigi di Columbia Asia Hospital akan melakukan pemeriksaan komprehensif. Pada kasus kerusakan jaringan yang lebih dalam atau kecurigaan adanya karies tersembunyi di antara gigi, kami akan melakukan rontgen intraoral untuk melihat struktur tulang penyangga dan kedalaman lubang gigi secara akurat. Langkah preventif ini krusial untuk menghindari prosedur yang lebih invasif.

Pastikan kesehatan mulut Anda ditangani oleh ahlinya. Segera konsultasikan kondisi gigi Anda di Columbia Asia Hospital untuk mendapatkan pemeriksaan profesional dan panduan perawatan yang tepat.

Direview oleh

Andreas Aryo Risky Prasetyo
dr.

Andreas Aryo Risky Prasetyo

DENTISTRY
Jadwalkan Konsultasi