Bangun tidur dengan wajah asimetris tentu membuat Anda terkejut. Banyak orang mengira kondisi ini sekadar sakit gigi biasa yang hilang dengan sendirinya. Faktanya, pipi bengkak akibat infeksi gigi menandakan bahwa kuman telah menembus jaringan lebih dalam. Mengabaikan keluhan ini justru memperbesar risiko komplikasi berbahaya.
Mengapa Terjadi Pipi Bengkak Akibat Infeksi Gigi?
Rongga mulut menyimpan banyak bakteri yang dapat masuk saat gigi mengalami karies atau lubang yang dibiarkan. Ketika infeksi mencapai pulpa (saraf gigi), jaringan tersebut mati lalu memicu peradangan hebat.
Tubuh mencoba melawan infeksi tersebut hingga terbentuk kumpulan nanah yang disebut abses gigi. Bila tekanan cairan nanah kian bertambah, pembengkakan merambat ke area gusi dan rahang.
Infeksi yang tidak tertangani segera menjalar ke ruang jaringan lunak di wajah. Kondisi inilah yang memicu pipi bengkak akibat infeksi gigi, sehingga area pipi terasa hangat, kencang, serta berdenyut hebat.
Masalah ini kerap memicu nyeri tajam saat mengunyah makanan. Bau mulut yang tidak sedap sering muncul bersamaan dengan keluarnya cairan nanah di sela gusi. Tubuh Anda juga bisa mengalami demam ringan disertai rasa lemas. Rasa sakit bahkan kerap menjalar ke area telinga, pelipis, hingga leher.
Sebelum tiba di klinik, Anda dapat meredakan rasa tidak nyaman melalui kompres dingin pada sisi luar pipi. Jaga kebersihan rongga mulut dengan menyikat gigi secara perlahan. Hindari mengonsumsi antibiotik sisa tanpa petunjuk dokter, sebab tindakan tersebut memicu resistensi bakteri. Jangan sekali-kali menekan atau menusuk sendiri benjolan pada pipi Anda.
Segera datangi instalasi gawat darurat jika pembengkakan meluas ke bawah rahang atau leher. Kesulitan membuka mulut, sulit menelan, atau napas terasa sesak merupakan tanda bahaya mutlak. Kondisi pipi bengkak akibat infeksi gigi yang menyumbat jalur napas membutuhkan penanganan rumah sakit segera. Dokter terkadang memerlukan pemeriksaan pencitraan seperti CT scan guna memetakan luasnya penyebaran nanah.
Jangan hanya menutupi rasa sakit dengan obat pereda nyeri. Tangani sumber infeksinya secara tuntas bersama tim dokter gigi spesialis dan fasilitas diagnostik lengkap di Columbia Asia Hospital. Segera jadwalkan konsultasi Anda hari ini agar pembengkakan tidak berkembang menjadi kondisi yang mengancam nyawa.
Telah ditinjau oleh: dr. Fitri Handayani P. M.Kes | General Practitioner – Columbia Asia Hospital Medan