Banyak orang awam sangat percaya meminum suplemen vitamin B12 otomatis membuat sel otak menjadi cerdas seketika. Faktanya anggapan populer ini hanyalah mitos belaka. Memang benar nutrisi ini sangat penting untuk kelancaran sistem saraf. Meskipun begitu meminumnya tanpa indikasi medis pasti tidak langsung meningkatkan kecerdasan Anda.
Zat gizi esensial ini berfungsi menjaga kesehatan sel saraf dan memproduksi sel darah merah. National Institutes of Health (NIH) menyatakan bahwa tubuh manusia tidak bisa memproduksi kobalamin sendiri. Akibatnya Anda harus mendapatkannya dari asupan makanan. Berlebihan mengonsumsi suplemen vitamin B12 pada orang sehat tidak memberikan efek keajaiban kognitif.
Kondisi kekurangan gizi ini sering menimpa kelompok tertentu. Pertama penganut diet vegan sangat rentan karena menghindari produk hewani. Kedua lansia sering mengalami penurunan penyerapan nutrisi. Menurut World Health Organization (WHO), lansia terbukti berisiko lebih tinggi mengalami masalah defisiensi kronis ini.
Tubuh otomatis memberikan sinyal saat kekurangan vitamin B12 secara konsisten. Gejalanya meliputi mudah lelah, sensasi kesemutan, hingga sulit berkonsentrasi. Sering kali keluhan lambat berpikir inilah yang disalahartikan sebagai kondisi kurang cerdas. Jadi meminum suplemen vitamin B12 hanya mengembalikan fungsi normal otak, bukan melampaui batas kecerdasan bawaan sejak Anda lahir ke dunia.
Cegah risiko penyakit saraf dengan menyantap makanan bergizi setiap hari. Bila Anda sering merasa kebas, otot lemah, atau kabut otak berkepanjangan, segera cari bantuan medis. Jangan mencoba mendiagnosis diri sendiri. Apalagi minum obat sembarangan bisa membahayakan tubuh dan menutupi penyakit utama Anda.
Konsultasikan semua keluhan kesehatan Anda secara langsung ke Columbia Asia Hospital. Tim dokter kami siap melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh guna memastikan kondisi klinis Anda. Segera jadwalkan kunjungan Anda untuk mendapatkan solusi penanganan medis yang tepat.
Direview oleh