Artikel

Tangan Kanan Dominan & Bahaya Memaksa Anak Kidal

Banyak orang tua merasa sangat cemas ketika melihat balita mereka sering menggunakan tangan kiri. Tangan kanan dominan memang fenomena umum, mencakup 90% populasi dunia. Masyarakat kita sering melabelinya sebagai “tangan manis”. Sebenarnya, lateralisasi atau pembagian tugas pada dua sisi otak sangat menentukan kebiasaan alami ini. Memahami proses neurosains ini amat krusial guna mencegah kesalahan pola asuh.

Jaringan otak manusia bekerja menyilang. Secara otomatis, otak belahan kiri selalu mengendalikan sisi kanan tubuh manusia.

Faktanya, bagi anak kidal, bagian otak kanan selalu lebih aktif mengatur sistem motorik.Tradisi lingkungan memaksa anak kidal memakai tangan kanan sangat berisiko. Tindakan ini memicu tekanan psikologis yang tidak sehat untuk perkembangan yang dapat muncul atau yang dapat bermanifestasi dalam bentuk gangguang bicara sesuai dengan laporan American Academy of Pediatrics (2024).

Bila Anda terlanjur mengoreksi anak dan muncul gagap, segera cari pertolongan ahli. Pedoman klinis WHO (2026) menyarankan intervensi dini bila ada gangguan wicara seperti gagap.

Kesulitan merangkai kalimat saat bercerita juga menjadi sinyal peringatan. Ingatlah selalu, kepemilikan tangan kanan dominan bukanlah sebuah tolok ukur kecerdasan. Segera konsultasikan status tumbuh kembang buah hati Anda ke Columbia Asia Hospital. Tim dokter spesialis kami siap mendampingi proses evaluasi secara menyenangkan. Jadwalkan kunjungan Anda hari ini demi mendukung masa depan mereka secara optimal!

Direview oleh

FARID AGUNG
dr.

FARID AGUNG

PEDIATRICS
Jadwalkan Konsultasi