Artikel

Nikmatnya Kopi Gula Aren Gak Sebanding Sama Risiko Tulang Keropos Lho, Cek Faktanya!

Bagi banyak orang, memulai hari tanpa secangkir kopi rasanya ada yang kurang. Kopi memang andal dalam membuat kita lebih waspada dan fokus. Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan ngopi yang berlebihan memiliki dampak tersembunyi bagi rangka tubuh kita? Menjaga kepadatan tulang sejak dini sangatlah krusial, karena kerusakan pada struktur tulang sering kali tidak disadari dan baru terasa dampaknya di usia lanjut.

Bagaimana Kopi Memengaruhi Kepadatan Tulang? 

Asupan kafein yang berlebih dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam menyerap kalsium dari makanan, terutama bila asupan kalsium rencah. Menurut laporan medis dari National Institutes of Health (NIH) yang sejalan dengan panduan gizi World Health Organization (WHO), konsumsi kafein dalam jumlah besar dapat memicu pelepasan kalsium ekstra melalui urine. Saat tubuh kekurangan asupan kalsium dalam darah, ia terpaksa “mencuri” kalsium dari cadangan utamanya: tulang Anda.

Proses ini secara perlahan menurunkan kepadatan mineral tulang, memicu kondisi yang disebut osteoporosis (pengeroposan tulang). Penyakit ini kerap dijuluki “pencuri diam-diam” karena gejala awalnya nyaris tidak ada. Anda patut ekstra waspada apabila mulai merasakan nyeri punggung kronis, postur tubuh yang perlahan makin membungkuk, atau mengalami patah tulang hanya karena cedera dan benturan yang sangat ringan.

Anda tentu tidak harus memusuhi atau berhenti minum kopi sepenuhnya. Kuncinya ada pada moderasi. Untuk menjaga kesehatan tulang, batasi asupan kopi maksimal dua cangkir sehari. Seimbangkan gaya hidup Anda dengan memperbanyak konsumsi makanan tinggi kalsium dan vitamin D, seperti sayuran hijau gelap, produk olahan susu, dan ikan berlemak. Sempatkan juga berjemur di pagi hari dan rutin berolahraga untuk merangsang pembentukan sel tulang yang kuat. Apabila Anda memiliki kebiasaan mengonsumsi lebih dari tiga cangkir kopi sehari selama bertahun-tahun, memiliki riwayat keluarga dengan osteoporosis, atau sering mengalami nyeri sendi dan tulang punggung bawah yang tak kunjung mereda, tubuh Anda sedang memberikan sinyal. Ini adalah saat yang tepat untuk berkonsultasi dengan ahli medis. Jangan biarkan kebiasaan kecil merenggut kebebasan Anda bergerak di masa depan. Pastikan kondisi tulang Anda tetap prima dengan melakukan skrining bersama dokter spesialis ortopedi Columbia Asia Hospital.

Telah ditinjau oleh: dr. Ivan Mucharry Dalitan, Sp.OT.Subsp.P.L(K)