Artikel

Mengapa Usia Muda Kini Rentan Terkena Serangan Jantung?

Belakangan ini, kita sering mendengar berita tentang orang muda yang tampak bugar dan rajin berolahraga namun tiba-tiba mengalami henti jantung mendadak (Sudden Cardiac Death). Ini menjadi pengingat keras bahwa bugar secara fisik belum tentu menandakan jantung yang sehat.

Mengapa Fenomena Ini Meningkat?

  • Gaya Hidup “Sedentary” & Diet Tinggi Lemak: Sering duduk lama dan konsumsi makanan cepat saji memicu pembentukan plak di pembuluh darah jantung sejak usia 20-an.
  • Polusi Udara (PM 2.5): Partikel polusi halus memicu peradangan pembuluh darah dan mempercepat sumbatan jantung.
  • Olahraga Berlebihan: Tren olahraga intensitas tinggi tanpa skrining awal sangat berisiko. Jika ada kelainan irama atau penebalan otot jantung yang tidak terdeteksi, olahraga berat bisa memicu henti jantung.
  • Kurang Tidur & Stres Kronis: Memicu hormon kortisol yang membuat tekanan darah tidak stabil dan membebani kerja jantung.

Waspadai Gejala yang Sering Diabaikan!

Selain nyeri dada yang hebat, waspadai juga:

  • Sesak napas saat aktivitas ringan.
  • Cepat lelah yang tidak biasa.
  • Keringat dingin padahal tidak sedang beraktivitas berat.
  • Nyeri yang menjalar ke rahang, leher, atau lengan kiri.

Jangan tunggu gejala muncul, mulailah rutin periksa:

  • Tekanan Darah: Target normal adalah < 120/80 mmHg.
  • Profil Lipid: Cek kadar kolesterol LDL dan HDL Anda.
  • EKG (Rekam Jantung): Sangat disarankan sebelum memulai olahraga intensitas tinggi.

Jika Anda mengalami gejala di atas atau ingin melakukan skrining rutin, Pusat Kardiologi Columbia Asia Hospital Medan siap membantu Anda. Kami menyediakan layanan pencegahan, diagnostik, dan terapi untuk berbagai kondisi kardiovaskular.

Menjaga jantung bukan tentang seberapa keras Anda berlari, tapi seberapa kenal Anda dengan kondisi mesin tubuh Anda sendiri. Hubungi Panggilan Darurat Columbia Asia Hospital Medan di +6261 4533 636 untuk penanganan segera.