Pada usia lanjut, berbagai penyakit kronis dapat mengancam kesejahteraan bagi Para Lansia. Penyakit tidak menular telah menjadi tujuh dari sepuluh penyebab kematian teratas di seluruh dunia karena penyakit kronis menyebabkan hingga 74% dari semua kematian secara global.
Sementara penyakit kronis merupakan penyebab utama kematian di Indonesia pada tahun 2016, menyumbang sebanyak 73% dari semua kematian, prevalensinya meningkat seiring bertambahnya usia—peningkatan yang diamati baik pada populasi lanjut usia maupun usia pertengahan.
Populasi lanjut usia diperkirakan akan meningkat secara global menjadi 1,5 miliar orang, sementara itu penyakit kronis mulai berkembang karena perubahan fisiologis pada populasi usia pertengahan.
Jumlah pasien yang diperkirakan menderita penyakit tidak menular di Indonesia diperkirakan akan mencapai sekitar 92 juta di tahun 2024. Pada tahun tersebut, pertumbuhan populasi akan sedikit menurun tetapi akan terjadi peningkatan pada populasi lanjut usia yang berusia di atas 65 tahun.
Menurut National Council on Aging (NCOA), penyakit nomor satu yang paling sering terjadi oleh orang dewasa berumur 65 tahun keatas adalah Hipertensi dengan persentase 60%. Lalu, disusul dengan penyakit tinggi kolesterol dengan persentase 51%.
Mengetahui apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya dapat menjadi kunci untuk menjaga kualitas hidup yang optimal. Berikut adalah beberapa penyakit kronis yang sering dihadapi oleh Para Lansia:
Osteoporosis
Osteoporosis adalah kondisi di mana tulang menjadi rapuh dan rentan patah karena kehilangan massa tulang yang signifikan. Peristiwa ini sering terjadi pada orang tua, terutama wanita setelah menopause, dan dapat menyebabkan patah tulang yang serius, terutama di pinggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan.
Penyakit ini disebabkan oleh penurunan massa tulang yang terjadi secara alami seiring bertambahnya usia. Dalam mengatasi penyakit ini, penderita perlu mengkonsumsi makanan kaya kalsium dan Vitamin D, serta rutin berolahraga, seperti berjalan kaki atau angkat beban ringan, untuk menjaga kepadatan tulang.
Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Kondisi di mana tekanan darah dalam arteri tubuh meningkat. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya jika tidak diobati.
Hipertensi disebabkan oleh kadar tekanan darah yang tinggi, yang dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, pola makan yang tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik. Penderita hipertensi perlu mengadopsi pola makan sehat rendah garam, tinggi potasium, serta rutin memeriksakan tekanan darah dan mengikuti pengobatan sesuai petunjuk dokter.
Penyakit Jantung
Penyakit jantung adalah kumpulan kondisi yang memengaruhi jantung, termasuk penyakit pembuluh darah seperti penyakit arteri koroner, penyakit katup jantung, dan gangguan irama jantung. Peristiwa ini merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia dan dapat mempengaruhi berbagai fungsi jantung.
Adapun faktor penyebab dari penyakit jantung, seperti hipertensi, obesitas, merokok, dan kurangnya aktivitas fisik. Solusi terbaik dalam menghindari penyakit ini yaitu dengan memelihara pola makan sehat, rutin berolahraga, menghindari merokok, serta mengontrol kadar kolesterol dan tekanan darah.
Diabetes Tipe 2
Diabetes tipe 2 yaitu kondisi di mana tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif atau tidak memproduksi cukup insulin untuk mengatur kadar gula darah. Penyakit ini dapat menyebabkan tingginya kadar gula darah dalam darah, yang dapat berisiko mengalami komplikasi serius seperti kerusakan saraf, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya.
Penyebab dari penyakit ini adalah adanya kombinasi antara faktor genetik dan gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan tinggi gula dan rendah aktivitas fisik. Maka, menjaga berat badan ideal, mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah, serta berolahraga secara teratur menjadi solusi yang tepat dalam menghindari penyakit ini.
Kanker
Kanker merupakan penyakit yang terjadi ketika sel-sel tubuh berkembang di luar kendali dan membentuk tumor yang ganas. Penyakit ini menjadi penyebab kematian utama di seluruh dunia dan dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, dengan berbagai jenis yang memiliki karakteristik dan tingkat keparahan yang berbeda.
Umumnya, penyakit kanker disebabkan oleh adanya faktor risiko seperti paparan zat-zat karsinogenik, merokok, konsumsi alkohol berlebihan, dan faktor genetik. Solusi terbaik dalam menghindari penyakit ini yaitu dengan melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan rutin, menghindari faktor risiko, dan menjaga pola hidup sehat secara keseluruhan.
Kesehatan adalah investasi yang harus diperhatikan sepanjang kehidupan, terutama saat memasuki usia lanjut. Dengan mengenali risiko dan mengambil langkah-langkah preventif yang tepat, Para Lansia dapat mengurangi risiko terkena penyakit kronis dan menjaga kualitas hidup yang optimal hingga masa tua.
Segera konsultasikan dengan dokter RS Columbia Asia untuk pemeriksaan rutin dan saran yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan Anda.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyakit pada lansia, Anda dapat mengunjungi Rumah Sakit Columbia Asia yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Semarang, dan Medan.
Referensi: