Banyak orang menimbun yogurt di kulkas dan merasa masalah perut otomatis beres. Iklan sering menampilkan makanan ini sebagai jalan pintas kesehatan. Perut sehat memang membuat suasana hati lebih ceria sepanjang hari. Namun, satu jenis makanan saja tidak bisa menjadi pahlawan tunggal bagi tubuh kita.
Yogurt memang mengandung probiotik, yaitu bakteri baik pendukung fungsi usus. Bakteri ini membantu menjaga keseimbangan mikrobioma. Mikrobioma adalah ekosistem triliunan mikroorganisme di dalam saluran cerna kita. Namun, bakteri baik ini butuh bahan bakar untuk bertahan hidup di dalam perut. Makanan mereka bernama prebiotik. Prebiotik banyak bersarang di makanan berserat tinggi seperti bawang, pisang, dan gandum utuh.
Mengonsumsi probiotik tanpa asupan serat yang cukup akan menjadi usaha yang sia-sia. Faktor perusak usus Anda sangat beragam sehari-harinya seperti pola makan tinggi gula yang memicu pertumbuhan bakteri merugikan dengan sangat cepat. Stres berkepanjangan, kurang tidur, dan konsumsi antibiotik secara sembarangan juga mengacaukan keseimbangan ekosistem usus. Anda perlu waspada jika perut sering terasa kembung. Gejala lain yang sering muncul meliputi kesulitan buang air besar, diare berkepanjangan, atau rasa lelah kronis.
Anda bisa memperbaiki kondisi ini dengan langkah yang praktis dengan memperbanyak asupan serat dari berbagai warna sayur dan buah setiap kali makan. Minum air putih sesuai kebutuhan harian tubuh. Kelola stres dengan jalan santai atau aktivitas fisik ringan. Variasikan sumber probiotik Anda dengan mengonsumsi pangan fermentasi lain seperti tempe atau kimchi. Data dari National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat menegaskan bahwa keragaman asupan nabati memegang peran paling krusial untuk membangun mikrobioma usus yang kuat.
Perawatan mandiri kadang tidak memberikan hasil yang memuaskan. Segera temui ahlinya jika kembung terasa menyakitkan dan terus berulang. Perhatikan juga tanda perinatal lain seperti perubahan warna feses yang drastis atau berat badan yang turun drastis tanpa sebab yang jelas. Gejala-gejala ini menandakan kondisi medis yang butuh intervensi secara langsung.
Jangan biarkan rasa tidak nyaman di perut merusak produktivitas Anda sehari-hari. Mari kita periksa dan cari tahu akar keluhan pencernaan Anda secara akurat. Jadwalkan sesi konsultasi dengan dokter di Columbia Asia Hospital untuk mendapatkan penanganan yang paling tepat.
Artikel ini telah ditinjau oleh: dr. Aldrich Kurniawan Liemarto, Sp.PD, FINASIM, MM, AIFO-K