Artikel

6 Tanda Awal Kanker Payudara Ini Sering Tidak Disadari

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang menempati urutan nomor 1 pada perempuan. Meski demikian, kanker payudara juga dapat dialami oleh laki-laki. Dengan diagnostik dan penanganan yang akurat, kanker ini dapat ditangani secara lebih efektif, terutama bila terdeteksi sejak dini.

Gejala Kanker Payudara Pada tahap awal, kanker payudara sering kali tidak menimbulkan nyeri. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Benjolan di payudara atau ketiak.
  • Perubahan ukuran atau bentuk payudara.
  • Kulit payudara menebal atau tampak seperti kulit jeruk.
  • Puting tertarik ke dalam atau mengeluarkan cairan tidak normal.
  • Kemerahan, nyeri, atau pembengkakan pada payudara, terutama di area puting dan areola.
  • Luka pada payudara yang sulit sembuh.

Siapa yang Berisiko dan Apa Faktor Risikonya?

Kanker payudara dapat dialami oleh siapa saja, dengan risiko lebih tinggi pada perempuan usia di atas 40 tahun, individu dengan riwayat keluarga atau faktor genetik (BRCA1/BRCA2), dan perempuan dengan paparan hormon jangka panjang. Faktor lain meliputi perempuan yang tidak menikah, melahirkan anak pertama di usia >35 tahun, riwayat radiasi daerah dada, dan tidak pernah menyusui. Gaya hidup yang kurang aktif, obesitas, konsumsi alkohol, serta merokok juga turut meningkatkan risiko.

Diagnosis kanker payudara dilakukan melalui beberapa tahapan pemeriksaan:

  1. SADARI & SADANIS: Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) adalah langkah awal, yang perlu dilanjutkan dengan pemeriksaan medis Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS).
  2. Pemeriksaan Pencitraan: Terdiri dari Mammografi (pemeriksaan utama untuk usia >40 tahun), USG Payudara (membedakan benjolan padat dan kista), serta MRI Payudara (untuk pasien berisiko tinggi).
  3. Biopsi: Jika ada kelainan mencurigakan, dokter akan mengambil sampel jaringan untuk diperiksa di laboratorium.

Penanganan kanker payudara disesuaikan dengan jenis, stadium, dan kondisi pasien. Pilihan penanganan meliputi Operasi (pengangkatan jaringan kanker atau mastektomi), Kemoterapi, Radioterapi, Terapi Hormon, serta Terapi Target dan Imunoterapi.

Untuk mendapatkan perawatan yang komprehensif, Anda dapat melakukan pemeriksaan dan penanganan di Columbia Asia Hospital Medan. Penanganan kanker payudara di sini dilakukan dengan pendekatan multidisiplin yang melibatkan dokter spesialis bedah Onkologi, Hematoonkologi, Radiologi, Patologi, dan perawat terlatih. Pasien akan mendapatkan layanan dan pendampingan penuh sejak proses pemeriksaan hingga tahap terapi dan pemulihan.

Dengan pemeriksaan dan penanganan yang tepat di fasilitas kesehatan yang memadai, peluang keberhasilan terapi dapat ditingkatkan secara signifikan.