Merasa siklus haid sedikit berantakan lalu menganggapnya hal biasa akibat kelelahan kerja? Waspadalah. Kanker serviks atau kanker leher rahim kerap datang tanpa disadari. Penyakit ini menyerang bagian bawah rahim yang terhubung langsung ke vagina. Banyak wanita baru menyadari kondisinya saat sel kanker sudah telanjur menyebar.
Human Papillomavirus atau HPV merupakan penyebab utama penyakit ini. Virus menular lewat kontak seksual dan mengubah sel sehat menjadi sel ganas secara perlahan.
Berikut 5 (lima) tanda yang pantang Anda lewatkan:
- Perdarahan Misterius, Anda mendapati bercak darah usai berhubungan intim, di luar jadwal haid bulanan, atau setelah memasuki masa menopause.
- Keputihan Berbau Busuk, Cairan vagina keluar lebih deras dari biasanya. Warnanya tampak pucat, kecokelatan, atau bercampur darah, dan memancarkan aroma sangat menyengat.
- Nyeri Panggul Bawah, Anda merasakan ngilu tajam di area panggul yang tidak kunjung hilang meski Anda sedang tidak menstruasi.
- Sakit Saat Berhubungan Intim, Hubungan suami istri terasa sangat menyakitkan akibat peradangan pada jaringan serviks yang terinfeksi.
- Siklus Haid Memanjang, Durasi menstruasi Anda mendadak menjadi jauh lebih lama dengan volume darah yang sangat deras.
Anda memegang kendali penuh untuk mencegah kondisi ini. Segera dapatkan vaksin HPV untuk menangkal infeksi virus tersebut. Anda juga wajib menjadwalkan tes Pap smear atau IVA secara rutin. Tes medis ini membantu dokter mendeteksi sel abnormal sebelum sel tersebut sempat berubah menjadi kanker ganas. Terapkan gaya hidup sehat dan hentikan kebiasaan merokok karena paparan tembakau terbukti melemahkan sistem imun tubuh Anda. Tubuh yang memberi sinyal rasa sakit berkepanjangan membutuhkan evaluasi klinis yang tepat.
Segera buat jadwal konsultasi dan skrining apabila Anda mengalami salah satu dari lima keluhan di atas lebih dari dua minggu bersama tim dokter spesialis kandungan Columbia Asia Hospital. Kami siap mendengarkan keluhan Anda dan menemukan langkah medis yang terbaik berdasarkan kondisi Anda.
Artikel ini Telah Ditinjau oleh: dr. T Amru Umara, Sp.OG