Artikel

Gula Darah Borderline, Pahami Tanda Awal Diabetes

Kadar gula darah yang sedikit lebih tinggi dari normal sering kali tidak menimbulkan gejala. Kondisi ini disebut prediabetes, yaitu keadaan ketika kadar gula darah sudah di atas normal, tetapi belum memenuhi kriteria diabetes. Prediabetes penting dikenali sejak dini karena dapat meningkatkan risiko berkembang menjadi diabetes tipe 2.

Prediabetes dapat diketahui melalui pemeriksaan darah. Menurut American Diabetes Association (ADA), seseorang dapat dikategorikan mengalami prediabetes apabila memiliki salah satu hasil pemeriksaan berikut:

  • Gula darah puasa: 100–125 mg/dL
  • HbA1c: 5,7–6,4%
  • Gula darah 2 jam setelah tes toleransi glukosa: 140–199 mg/dL

Hasil pemeriksaan sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penilaian yang tepat sesuai kondisi masing-masing.

Prediabetes sering berkaitan dengan resistensi insulin, yaitu kondisi ketika tubuh tidak menggunakan insulin secara optimal. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko antara lain kelebihan berat badan, kurang aktivitas fisik, pola makan yang kurang sehat, tekanan darah tinggi, gangguan kolesterol, serta memiliki anggota keluarga dengan diabetes.

Prediabetes sering tidak menimbulkan keluhan yang khas. Oleh karena itu, seseorang dapat mengalami kondisi ini tanpa menyadarinya.

Kabar baiknya, perubahan gaya hidup dapat membantu menurunkan risiko prediabetes berkembang menjadi diabetes tipe 2. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan tinggi serat.
  • Mengurangi minuman manis dan makanan dengan gula tambahan.
  • Melakukan aktivitas fisik secara rutin.
  • Menjaga berat badan tetap sehat.
  • Melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala.

Bagi orang dengan kelebihan berat badan, penurunan berat badan secara bertahap dapat membantu memperbaiki kesehatan metabolik. Aktivitas fisik secara rutin, dengan target sekitar 150 menit per minggu, juga dianjurkan dalam program pencegahan diabetes.

Jangan menunggu sampai muncul gejala untuk melakukan pemeriksaan. Jika Anda memiliki faktor risiko diabetes atau pernah mendapatkan hasil gula darah di atas normal, konsultasikan dengan dokter untuk menentukan pemeriksaan yang sesuai.

Prediabetes bukan berarti Anda pasti akan mengalami diabetes. Dengan deteksi dini, pola hidup sehat, dan pemantauan yang tepat, risiko berkembang menjadi diabetes tipe 2 dapat dikurangi. Kenali gula darah Anda sejak dini. Mulai pola hidup sehat dan lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala bersama tenaga kesehatan RS Columbia Asia Medan.

Direview oleh

Aziz Rahman Muis
dr.

Aziz Rahman Muis

M.Ked (PD), Sp.PD
INTERNAL MEDICINE
Jadwalkan Konsultasi