Mendengkur sering dianggap sebagai hal yang biasa, terutama ketika tubuh sedang lelah. Namun, mendengkur keras dan terus-menerus dapat menjadi salah satu tanda sleep apnea, yaitu gangguan tidur yang membuat napas berhenti dan kembali berulang kali saat tidur.
Kondisi ini sering tidak disadari karena terjadi ketika seseorang sedang tidur. Pasangan atau anggota keluarga biasanya menjadi orang pertama yang menyadari adanya masalah, misalnya ketika melihat napas terhenti, tersedak, atau terdengar suara terengah-engah saat tidur.
Kenali Tanda-Tanda Sleep Apnea. Selain mendengkur keras, beberapa tanda yang perlu diperhatikan adalah:
- Napas berhenti atau tersendat saat tidur.
- Terbangun karena tersedak atau terengah-engah.
- Sering terbangun pada malam hari.
- Bangun tidur tetapi tetap merasa lelah atau tidak segar.
- Sering mengantuk pada siang hari.
- Sakit kepala saat bangun tidur.
- Sulit berkonsentrasi atau mudah lelah.
Tidak semua orang yang mendengkur mengalami sleep apnea. Namun, jika dengkuran disertai henti napas atau rasa kantuk berlebihan pada siang hari, sebaiknya kondisi tersebut diperiksakan.
Sleep apnea yang tidak ditangani dapat mengganggu kualitas tidur dan berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi, penyakit jantung, gangguan irama jantung, dan diabetes. Rasa kantuk dan lelah pada siang hari juga dapat mengganggu konsentrasi dan kewaspadaan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Jika Anda atau pasangan sering mendengkur keras, mengalami henti napas saat tidur, atau sering terbangun karena tersedak dan terengah-engah, konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter. Dokter akan menilai gejala dan kondisi kesehatan Anda. Bila diperlukan, dokter dapat menyarankan sleep study (pemeriksaan tidur) untuk memantau pernapasan dan kondisi tubuh selama tidur. Pada kondisi tertentu, pemeriksaan dapat dilakukan di rumah menggunakan alat khusus sesuai pertimbangan dokter.
Mendengkur tidak selalu berarti sleep apnea. Namun, mendengkur keras yang disertai henti napas, tersedak saat tidur, atau rasa kantuk berlebihan dapat menjadi tanda bahwa Anda memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis Columbia Asia Hospital Medan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda. Jangan biarkan gangguan tidur mengganggu kualitas hidup Anda. Jadwalkan konsultasi di Columbia Asia Hospital Medan untuk mendapatkan pemeriksaan yang tepat.
Direview oleh