Sering kali orang Indonesia menyalahkan makan seblak pedas saat perut terasa perih. Banyak orang percaya cabai memicu tukak lambung. Awalnya mitos kesehatan ini terdengar sangat masuk akal. Faktanya, dunia medis punya jawaban berbeda yang terbukti ilmiah.
Penyakit ini merupakan kondisi munculnya luka pada lapisan dalam lambung. Pasien umumnya merasakan sensasi terbakar pada perut bagian atas. Kadang mual dan perut kembung ikut menyertai keseharian.
Selama ini capsaicin dalam cabai sering dikira merusak perut. Sebaliknya, riset ilmiah American College of Gastroenterology (2025) menemukan konsumsi cabai moderat justru merangsang produksi lendir pelindung lambung. Jadi, cabai murni bukan penyebab utamanya.
Lalu, apa dalang sebenarnya? Badan Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan infeksi bakteri Helicobacter pylori menjadi pemicu utama luka pada dinding lambung. Bakteri ini menginfeksi dan mengikis lapisan pelindung lambung. Selanjutnya, konsumsi rutin obat pereda nyeri (NSAID) seperti ibuprofen tanpa resep dokter ikut memperparah risiko. Jurnal Gastroenterology and Hepatology (2024) mencatat NSAID menghambat produksi zat kimia pelindung perut alami.
Untungnya, Anda bisa melakukan berbagai langkah pencegahan sederhana. Mulailah dengan menjaga kebersihan makanan demi menghindari infeksi bakteri membandel. Kemudian, batasi pemakaian obat pereda nyeri secara sembarangan. Jika perut mulai terasa perih, segera minum air putih atau konsumsi antasida ringan. Lebih lanjut, pastikan jadwal makan selalu teratur.
Meskipun begitu, jangan pernah biarkan rasa sakit berkepanjangan tanpa solusi. Segera cari bantuan medis bila Anda mengalami muntah darah, feses berwarna hitam kelam, atau nyeri lambung hebat. Kondisi tersebut jelas menandakan masalah pencernaan butuh penanganan ahlinya.
Jangan tunggu sampai perut makin parah! Jika tukak lambung menghambat produktivitas harian, segera jadwalkan konsultasi medis dengan dokter spesialis di Columbia Asia Hospital. Tim dokter handal kami siap memberikan diagnosis cepat dan perawatan tepat agar lambung Anda kembali sehat optimal.

Direview oleh