Makan rasanya kurang lengkap tanpa tambahan sambal bagi mayoritas orang Indonesia. Anda mungkin sering mendengar teguran dari keluarga tentang kebiasaan ini, mereka sering mengaitkan konsumsi cabai berlebih dengan kerusakan usus bahkan kanker, ketakutan ini sering berseliweran di grup obrolan keluarga.
Kanker usus terjadi ketika sel abnormal tumbuh tak terkendali di area usus besar. Konsumsi makanan pedas tidak memicu kanker usus. Cabai mengandung zat bernama capsaicin yang memunculkan sensasi panas. Capsaicin memang bisa memicu iritasi lambung atau diare jika Anda memakannya berlebihan.
American Cancer Society menegaskan faktor risiko utama kanker usus justru datang dari hal lain. Faktor risiko tersebut meliputi masalah obesitas, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, dan konsumsi daging olahan berlebihan. Faktor usia dan riwayat genetik keluarga juga memegang peran sangat besar.
Anda harus mewaspadai tanda bahaya yang sesungguhnya. Segera perhatikan kotoran Anda saat buang air besar. Kemunculan darah merah terang atau gelap pekat merupakan alarm peringatan. Anda patut mencurigai penurunan berat badan drastis tanpa sebab jelas. Perubahan pola buang air besar berkepanjangan seperti diare bergantian dengan sembelit menandakan sistem pencernaan Anda sedang bermasalah.
Anda memegang kendali penuh atas kesehatan pencernaan Anda sendiri. Mulailah memperbanyak asupan serat alami. Anda bisa mendapatkannya dari sayur dan buah segar setiap hari. Batasi konsumsi daging merah dan daging olahan. Luangkan waktu rutin berolahraga 30 menit sehari. Anda tetap boleh menikmati makanan pedas kesukaan Anda dalam porsi wajar. Berhentilah makan sebelum perut Anda terasa perih.
Anda perlu menemui dokter spesialis ketika tubuh mulai memberikan rasa sakit terus menerus, jangan tunda jadwal pemeriksaan saat Anda mengalami nyeri perut hebat yang tak kunjung reda. Pendarahan saat buang air besar selalu membutuhkan evaluasi medis segera. Tubuh yang terus menerus terasa lemas padahal Anda cukup beristirahat juga menandakan Anda butuh bantuan profesional.
Kesehatan pencernaan Anda terlalu berharga untuk sekadar menebak gejalanya dari internet. Pastikan kondisi Anda bersama tim medis spesialis kami. Buat jadwal konsultasi Anda di Columbia Asia Hospital dan tanyakan langsung kekhawatiran Anda kepada ahlinya.
Artikel ini telah ditinjau oleh: dr. Timoteus Richard, Sp.PD