Artikel

Fakta atau Mitos: Minum Kopi Setiap Hari Perlahan Merusak Kesehatan Jantung?

Bangun pagi terasa kurang pas tanpa secangkir kopi hangat, banyak orang mengandalkan minuman hitam ini untuk mengumpulkan tenaga sebelum beraktivitas. Anda mungkin sering mendengar peringatan kalau kebiasaan minum kopi perlahan merusak organ jantung.

Minum kopi dalam takaran wajar tidak merusak jantung Anda. Kopi mengandung kafein yang bekerja sebagai zat stimulan penambah energi. American Heart Association menegaskan konsumsi kopi hitam murni tidak memicu penyakit jantung secara langsung.

Masalah kesehatan baru muncul saat Anda meminumnya secara berlebihan. Batas aman kafein harian untuk orang dewasa sehat berada di angka empat ratus miligram. Jumlah ini setara dengan tiga cangkir kopi seduh ukuran normal. Melewati batas tersebut memicu tubuh bereaksi negatif. Kafein dosis tinggi memaksa pompa darah Anda berdetak lebih cepat dan kuat. Anda perlu ekstra waspada saat mengalami dada berdebar kencang, tangan gemetar, rasa cemas memuncak, atau sulit tidur nyenyak.

Anda memegang kendali penuh untuk mencegah keluhan tersebut. Amati respons fisik tubuh Anda setelah menghabiskan secangkir kopi. Kurangi porsi minuman harian Anda perlahan jika Anda mulai merasa gelisah. Perbanyak minum air putih untuk membuang sisa metabolisme kafein dari aliran darah Anda. Pangkas kebiasaan mencampur gula aren, sirup karamel, atau susu kental manis ke dalam gelas kopi Anda. Tambahan manis inilah penyumbang utama masalah obesitas yang lambat laun menyumbat aliran darah.

Anda wajib segera mencari pertolongan medis bila dada terus berdegup kencang meski Anda sudah lama berhenti minum kopi. Rasa nyeri yang menekan area dada, keringat dingin keluar deras, atau napas mendadak sesak merupakan sinyal darurat dari tubuh. Jangan pernah meremehkan keluhan aneh sekecil apa pun pada organ vital Anda.

Bicarakan langsung keluhan debar jantung Anda bersama tim dokter di Columbia Asia Hospital. Segera jadwalkan kunjungan Anda, kami siap membantu memeriksa ritme detak jantung Anda secara akurat dan menyusun panduan aman gaya hidup sehat.

Artikel ini telah ditinjau oleh: dr. Theovano Oktavio, Sp.JP, FIHA