Grup obrolan Whatsapp sering menyebarkan saran kesehatan yang keliru. Salah satu topik yang selalu memicu perdebatan membahas syarat pap smear. Banyak orang meyakini tes ini wajib bagi perempuan bersuami saja. Kanker serviks menyerang leher rahim dan mengancam siapa saja tanpa melihat status pernikahan Anda.
Pap smear membantu dokter mendeteksi perubahan sel leher rahim sebelum sel tersebut berubah ganas. Virus Human Papillomavirus atau HPV hampir selalu memicu pertumbuhan kanker serviks, virus ini menular secara cepat lewat kontak kulit area intim. Infeksi HPV mengintai siapa saja yang pernah melakukan kontak seksual. Status hukum pernikahan tentu tidak bisa memblokir masuknya virus ini ke dalam tubuh Anda.
Pasien sangat jarang merasakan gejala awal infeksi. Anda mungkin merasa tubuh sangat bugar padahal sel abnormal sedang tumbuh diam diam. Pasien biasanya baru mengalami keluhan berupa flek di luar masa haid atau nyeri panggul saat kanker sudah mencapai tahap lanjut.
Anda bisa memulai langkah pencegahan melalui kombinasi deteksi dini dan penguatan pertahanan tubuh. Dokter spesialis sangat menyarankan Anda menerima vaksin HPV secepat mungkin karena vaksin ini merangsang tubuh membentuk antibodi spesifik untuk melawan tipe virus berisiko tinggi. Anda juga wajib menjaga kebersihan organ intim menggunakan air bersih setiap hari. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat secara resmi mendorong masyarakat menerapkan langkah pencegahan ganda ini.
World Health Organization (WHO) mengeluarkan pedoman medis yang merekomendasikan wanita menjalani pap smear rutin mulai usia 21 tahun. Anda wajib berkonsultasi jika sudah aktif secara seksual. Status lajang sama sekali bukan alasan menunda pemeriksaan penting ini. Anda perlu melakukan tes rutin setiap tiga tahun untuk menangkap keanehan sel lebih cepat.
Singkirkan rasa canggung saat membicarakan organ reproduksi dengan ahlinya karena kesehatan masa depan Anda sangat berharga. Jadwalkan kunjungan Anda ke poli kandungan Columbia Asia Hospital sekarang. Dokter spesialis kami siap mendengarkan cerita Anda dan membantu merencanakan langkah pencegahan paling tepat secara nyaman.
Artikel ini Telah Ditinjau oleh: dr. T Amru Umara, Sp.OG