Artikel

Kebiasaan Makan Sambil Rebahan yang Ternyata Diam Diam Merusak Lambung Anda!

Asyik maraton film sambil ngemil di atas kasur lalu ketiduran? Aktivitas santai ini memang terasa sangat nyaman untuk melepas lelah. Namun, posisi tidur saat perut penuh ini diam diam menyiksa lambung Anda setiap malam.

Saat Anda makan sambil duduk tegak, gravitasi menarik makanan turun mulus ke lambung. Sebaliknya, saat Anda rebahan, bantuan gravitasi tersebut hilang. Makanan beserta cairan asam lambung menjadi sangat mudah mengalir balik ke atas menuju saluran kerongkongan.

Kondisi medis ini bernama GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease. Sederhananya, ini adalah penyakit asam lambung naik. Cairan asam lambung memiliki sifat korosif yang kuat untuk menghancurkan makanan. Ketika cairan tajam ini naik dan menyentuh dinding kerongkongan yang tidak punya lapisan pelindung tebal, area tersebut perlahan lecet, iritasi, dan meradang.

Anda wajib memperhatikan gejala awal yang sering muncul. Anda mungkin merasakan sensasi panas terbakar di dada. Kita sering menyebutnya heartburn. Terkadang muncul rasa asam atau pahit yang tertinggal di pangkal lidah. Anda juga bisa terus menerus bersendawa, perut terasa begah, hingga batuk kering yang mengganggu tidur di malam hari.

Anda bisa melakukan pencegahan awal dengan sangat mudah dari rumah dengan memastikan Anda selalu duduk tegak setiap kali makan atau minum. Kunyah makanan perlahan agar enzim pencernaan bekerja optimal sejak dari mulut. Beri jeda waktu minimal dua hingga tiga jam setelah makan sebelum Anda kembali rebahan. Biarkan lambung menyelesaikan tugasnya mencerna makanan secara tuntas.

Segera cari bantuan medis jika heartburn menyerang Anda lebih dari dua kali seminggu. Anda juga wajib waspada jika mulai kesulitan menelan makanan, berat badan merosot tanpa alasan jelas, atau mengalami muntah berulang kali. Ini tanda lambung Anda butuh pertolongan segera sebelum terjadi komplikasi serius. Jangan biarkan masalah asam lambung merenggut kenyamanan aktivitas harian Anda. Mari bicarakan keluhan pencernaan Anda langsung bersama dokter spesialis di Columbia Asia Hospital.

Artikel ini Telah Ditinjau oleh: dr. Arief Banu Pradipta, Sp.PD