Artikel

Sering Kesemutan dan Kebas? Awas, Ini Tanda Bahaya pada Saraf Anda!

Kesemutan pada tangan atau kaki sering dianggap sebagai hal sepele. Padahal, bila terjadi berulang atau menetap, kondisi ini bisa menjadi tanda awal gangguan saraf. Mengenali gejala sejak dini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan komplikasi dapat dicegah.

Mengenal Sistem Saraf Sistem saraf berfungsi mengirimkan sinyal dari otak ke seluruh tubuh. Sistem ini terdiri dari:

  • Otak: Pusat pengendali tubuh.
  • Sumsum tulang belakang: Jalur utama sinyal saraf.
  • Saraf perifer: Menghubungkan otak dengan organ dan anggota tubuh.

Gangguan pada saraf dapat memengaruhi gerakan, sensasi, hingga fungsi organ.

Gejala Awal Gangguan Saraf Perhatikan tanda-tanda berikut:

  • Kesemutan berulang.
  • Kebas atau mati rasa.
  • Tremor (tangan gemetar).
  • Nyeri seperti tertusuk atau terbakar.
  • Otot terasa lemah.
  • Gangguan keseimbangan.
  • Sulit menggenggam benda.

Jika terjadi terus-menerus, gejala ini tidak boleh diabaikan.

Penyebab yang Sering Terjadi Beberapa penyebab gangguan saraf antara lain:

  • Neuropati Diabetes: Gula darah tinggi dapat merusak saraf, terutama di kaki dan tangan.
  • Saraf Terjepit: Biasanya pada leher atau pinggang akibat postur tubuh yang buruk atau duduk terlalu lama.
  • Kekurangan Vitamin B: Vitamin B sangat penting untuk menjaga kesehatan saraf.
  • Cedera atau Trauma: Kecelakaan atau cedera olahraga dapat merusak saraf.
  • Infeksi atau Penyakit Autoimun: Beberapa penyakit tertentu dapat menyerang sistem saraf.

Gangguan saraf yang tidak ditangani dapat menyebabkan penurunan kekuatan otot , gangguan berjalan , luka pada kaki akibat mati rasa , hingga penurunan kualitas hidup. Penanganan dini mampu mencegah kerusakan saraf yang lebih berat.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera lakukan konsultasi jika:

  • Kesemutan berlangsung lama atau sering kambuh.
  • Tremor semakin mengganggu aktivitas.
  • Mati rasa menyebar atau bertambah berat.
  • Nyeri saraf tidak membaik.
  • Terdapat gangguan keseimbangan atau koordinasi.

Pemeriksaan saraf membantu menemukan penyebab dan menentukan terapi yang paling tepat.

Cara Menjaga Kesehatan Saraf Langkah sederhana yang bisa dilakukan:

  • Kontrol gula darah secara rutin.
  • Konsumsi makanan kaya vitamin B (ikan, telur, kacang, dan sayur hijau).
  • Jaga postur tubuh saat bekerja.
  • Rutin berolahraga dan lakukan peregangan.
  • Hindari kebiasaan duduk terlalu lama.
  • Periksa kesehatan secara berkala.

Kesemutan, kebas, atau tremor bukan sekadar keluhan ringan, melainkan bisa menjadi tanda awal gangguan saraf. Jangan biarkan kesemutan dan kebas menurunkan kualitas hidup Anda. Dapatkan diagnosis akurat dan perawatan saraf di Columbia Asia Hospital Pulomas.

Telah ditinjau oleh: dr. Lani Septia, Sp.S