Artikel

Kanker Darah pada Anak: Kenali Leukemia dan Cara Mengatasinya

Gejala Leukemia pada Anak

Apa Itu Leukemia pada Anak?

Leukemia adalah jenis kanker darah yang paling umum terjadi pada anak-anak. Penyakit ini terjadi ketika sumsum tulang memproduksi sel darah putih abnormal dalam jumlah berlebihan, yang mengganggu fungsi normal darah. Leukemia pada anak dapat berkembang dengan cepat dan memerlukan penanganan segera.

Jenis-Jenis Leukemia pada Anak

Ada beberapa jenis leukemia yang dapat menyerang anak-anak, di antaranya:

  1. Leukemia Limfoblastik Akut (ALL)

    Merupakan jenis leukemia paling umum pada anak. ALL terjadi ketika sel limfosit mengalami pertumbuhan tidak normal dan mendominasi sumsum tulang.
  2. Leukemia Mieloid Akut (AML)

    Jenis ini lebih jarang terjadi pada anak-anak dibandingkan ALL, tetapi lebih agresif. AML mempengaruhi sel mieloid yang bertanggung jawab dalam produksi sel darah merah, trombosit, dan beberapa jenis sel darah putih.
  3. Leukemia Mielomonositik Juvenil (JMML)

    Jenis leukemia langka yang sering terjadi pada anak usia di bawah empat tahun.

Gejala Leukemia pada Anak

Leukemia dapat menunjukkan berbagai gejala, termasuk:

  • Kelelahan ekstrem
  • Demam berkepanjangan tanpa sebab yang jelas
  • Pucat akibat anemia
  • Memar dan pendarahan yang mudah terjadi
  • Infeksi berulang
  • Nyeri tulang atau sendi
  • Pembengkakan kelenjar getah bening, hati, atau limpa

Jika anak mengalami beberapa gejala tersebut, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penyebab dan Faktor Risiko

Meskipun penyebab pasti leukemia belum sepenuhnya diketahui, beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan anak terkena leukemia antara lain:

  • Faktor Genetik

    Mutasi DNA tertentu dapat meningkatkan risiko leukemia.
  • Paparan Radiasi atau Zat Kimia

    Paparan bahan kimia seperti benzena atau terapi radiasi dapat berkontribusi pada perkembangan leukemia.
  • Gangguan Genetik

    Beberapa kondisi genetik seperti sindrom Down diketahui meningkatkan risiko leukemia.
  • Riwayat Keluarga

    Meskipun jarang, anak dengan anggota keluarga yang memiliki riwayat leukemia memiliki risiko lebih tinggi.

Cara Mengatasi Leukemia pada Anak

Leukemia membutuhkan perawatan medis yang intensif. Berikut beberapa metode pengobatan yang umum dilakukan:

  1. Kemoterapi

    Pengobatan utama leukemia yang menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker.
  2. Terapi Target

    Menggunakan obat-obatan yang menargetkan sel kanker secara spesifik, sehingga lebih efektif dan mengurangi efek samping.
  3. Radioterapi

    Kadang digunakan untuk menghancurkan sel kanker di sumsum tulang atau otak.
  4. Transplantasi Sumsum Tulang

    Dilakukan jika perawatan lain kurang efektif, dengan mengganti sumsum tulang yang rusak dengan sumsum tulang sehat dari donor.
  5. Terapi Imunologi

    Menggunakan sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel kanker.

Leukemia pada anak adalah penyakit serius yang memerlukan deteksi dini dan penanganan tepat. Mengenali gejala serta memahami faktor risiko sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan. Dengan perkembangan teknologi medis, harapan bagi anak-anak dengan leukemia semakin besar melalui berbagai metode pengobatan yang semakin efektif. 

Untuk merencanakan kesehatan anak anda segera konsultasikan lebih lanjut dengan dokter berpengalaman di Rumah Sakit Columbia Asia yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Semarang, dan Medan.

Referensi: