Artikel

Perbedaan Kanker Anak dan Dewasa: Mengapa Butuh Penanganan Khusus?

Perbedaan Penyebab Kanker

Kanker adalah penyakit yang dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Namun, kanker pada anak memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan kanker pada orang dewasa, baik dari segi penyebab, jenis, hingga metode pengobatan yang dibutuhkan. 

Oleh karena itu, penanganan kanker anak memerlukan pendekatan khusus yang berbeda dari kanker dewasa.

Perbedaan Penyebab Kanker

Salah satu perbedaan utama antara kanker pada anak dan dewasa adalah faktor penyebabnya. Kanker pada anak lebih sering disebabkan oleh faktor genetik dan mutasi DNA yang terjadi secara spontan selama perkembangan janin atau masa pertumbuhan awal. 

Sebaliknya, kanker pada orang dewasa lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan gaya hidup, seperti paparan zat karsinogenik, merokok, konsumsi alkohol, dan pola makan yang tidak sehat.

Perbedaan Jenis Kanker

Jenis kanker yang umum terjadi pada anak berbeda dengan yang sering ditemukan pada orang dewasa. Pada anak, beberapa jenis kanker yang sering muncul meliputi:

  • Leukemia (kanker darah)
  • Tumor otak dan sistem saraf pusat
  • Neuroblastoma
  • Wilms’ tumor (kanker ginjal)
  • Retinoblastoma (kanker mata)

Sedangkan pada orang dewasa, kanker yang lebih umum terjadi antara lain:

  • Kanker paru-paru
  • Kanker payudara
  • Kanker kolorektal
  • Kanker prostat
  • Kanker kulit (melanoma)

Perbedaan Respons terhadap Pengobatan

Anak-anak umumnya memiliki respons yang lebih baik terhadap terapi kanker dibandingkan dengan orang dewasa. Sistem tubuh mereka yang masih berkembang cenderung lebih mampu memperbaiki diri setelah menjalani pengobatan intensif seperti kemoterapi dan radioterapi. 

Namun, meskipun anak-anak memiliki tingkat kesembuhan yang lebih tinggi, mereka juga lebih rentan terhadap efek jangka panjang dari pengobatan kanker, seperti gangguan pertumbuhan, masalah perkembangan, serta risiko kanker sekunder di kemudian hari.

Sebaliknya, orang dewasa sering kali memiliki kondisi kesehatan lain yang dapat memperburuk prognosis kanker, seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung. Selain itu, tingkat toleransi mereka terhadap pengobatan kanker juga cenderung lebih rendah dibandingkan anak-anak.

Perlunya Pendekatan Khusus dalam Penanganan Kanker Anak

Karena karakteristiknya yang berbeda, kanker pada anak membutuhkan pendekatan medis yang lebih spesifik dan multidisiplin. Penanganan kanker anak biasanya dilakukan oleh tim medis khusus yang terdiri dari dokter onkologi pediatrik, spesialis gizi, psikolog anak, serta ahli rehabilitasi untuk memastikan bahwa pengobatan tidak hanya bertujuan menyembuhkan kanker, tetapi juga menjaga kualitas hidup anak dalam jangka panjang.

Selain itu, dukungan emosional dan psikososial juga menjadi faktor penting dalam penanganan kanker anak. Anak-anak yang menjalani pengobatan kanker sering kali mengalami stres, kecemasan, dan isolasi sosial. Oleh karena itu, peran keluarga dan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan untuk membantu mereka menghadapi proses pengobatan dengan lebih baik.

Kanker pada anak dan dewasa memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal penyebab, jenis, respons terhadap pengobatan, serta dampak jangka panjangnya. Oleh karena itu, penanganan kanker anak harus dilakukan dengan pendekatan khusus yang mempertimbangkan kondisi fisik dan emosional anak. 

Untuk merencanakan kesehatan anak anda segera konsultasikan lebih lanjut dengan dokter berpengalaman di Rumah Sakit Columbia Asia yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Semarang, dan Medan.

Referensi: